Aspirasipost.id - Kondisi ekonomi daerah di tengah kebijakan efisiensi anggaran menjadi perhatian serius berbagai kalangan. Hal itu mengemuka dalam pertemuan santai tokoh masyarakat Soppeng, H Abidin, bersama Ketua LSM SIDIK, Mahmud Cambang, di Warkop Bahagia, Jalan Pemuda, Kamis (21/5/2026).
Dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan, keduanya membahas berbagai persoalan ekonomi masyarakat serta langkah strategis yang dinilai mampu mendorong peningkatan kesejahteraan warga Kabupaten Soppeng.
H Abidin yang dikenal sebagai mantan pimpinan Bank BPD Sulselbar mengatakan, masyarakat Soppeng patut bersyukur karena daerah tersebut masih mendapat alokasi anggaran dari pemerintah pusat melalui APBN.
Menurutnya, meski Soppeng hanya berstatus sebagai daerah penerima manfaat, masuknya anggaran pusat tetap memberi dampak besar terhadap pembangunan daerah dan perputaran ekonomi masyarakat.
“Ini patut disyukuri karena masih banyak program dan anggaran pusat yang masuk ke Soppeng. Tentu ini sangat membantu pembangunan daerah maupun masyarakat,” ujarnya.
Meski demikian, H Abidin menegaskan bahwa peningkatan ekonomi masyarakat tidak bisa terus bergantung pada anggaran pemerintah semata. Ia menilai penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi langkah penting untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat.
Menurutnya, UMKM memiliki peran strategis karena mampu menciptakan lapangan kerja sekaligus meningkatkan pendapatan warga.
Karena itu, ia berharap pemerintah daerah memberi perhatian lebih serius kepada pelaku usaha kecil melalui bantuan modal, pelatihan, hingga pendampingan usaha.
“UMKM harus diperkuat. Minimal pemerintah bisa membantu modal usaha agar masyarakat punya kesempatan mengembangkan usahanya,” katanya.
Selain penguatan UMKM, H Abidin juga mendorong pemerintah daerah agar lebih aktif menghadirkan berbagai kegiatan dan event di Kabupaten Soppeng. Menurutnya, event berskala daerah maupun regional mampu memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat.
Ia menjelaskan, setiap kegiatan yang menghadirkan banyak orang akan ikut menggerakkan roda ekonomi warga, mulai dari pedagang kaki lima, pemilik warung kopi, rumah makan, hingga sektor jasa lainnya.
“Kalau kegiatan dan event diperbanyak di Soppeng, otomatis perputaran uang di masyarakat juga meningkat,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, H Abidin turut menyoroti pentingnya pengawasan terhadap penggunaan anggaran pemerintah, baik yang bersumber dari APBN maupun APBD.
Ia meminta seluruh elemen masyarakat, termasuk pegiat anti korupsi dan lembaga sosial masyarakat, ikut mengawal jalannya pembangunan agar penggunaan anggaran tetap transparan dan tepat sasaran.
Menurutnya, pengawasan publik sangat penting untuk memastikan program pembangunan benar-benar memberi manfaat kepada masyarakat.
“Pengawasan harus dilakukan bersama agar pembangunan berjalan baik dan anggaran digunakan sesuai kepentingan masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua LSM SIDIK, Mahmud Cambang, menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mendorong kemajuan daerah.
Ia menilai pembangunan ekonomi tidak akan berjalan maksimal tanpa keterlibatan aktif masyarakat serta pengawasan yang konsisten.
Mahmud mengatakan, lembaga sosial dan pegiat anti korupsi memiliki tanggung jawab moral untuk ikut mengawal pembangunan daerah demi kepentingan masyarakat luas.
“Kita semua ingin pembangunan berjalan baik dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Karena itu pengawasan dan sinergi sangat diperlukan,” ujarnya.
Ia juga berharap pemerintah daerah tetap memprioritaskan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat kecil, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih menghadapi berbagai tantangan.
Pertemuan santai tersebut berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan sambil bertukar pandangan mengenai kondisi daerah dan harapan terhadap masa depan Kabupaten Soppeng yang lebih maju dan sejahtera.
(Red)

0Comments