Aspirasipost.id - Kesadaran soal jaminan kesehatan tak bisa lagi dianggap sepele. Itulah yang ditegaskan dalam kegiatan sosialisasi BPJS Kesehatan yang diikuti jajaran Polres Soppeng di Aula Tantya Sudhirajati, Rabu (22/4/2026) pagi.
Kegiatan ini bukan sekadar formalitas. Di baliknya, ada dorongan kuat agar seluruh personel benar-benar memahami hak dan kewajiban mereka terutama terkait perlindungan kesehatan bagi keluarga.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Soppeng Kompol Sudarmin, S.Sos bersama para pejabat utama (PJU). Sosialisasi membedah kebijakan penting, mulai dari mekanisme pendaftaran hingga sistem pemotongan iuran bagi anggota keluarga lain.
Ps. Kasidokkes Polres Soppeng menegaskan, masih banyak anggota yang belum sepenuhnya memahami detail perlindungan BPJS, khususnya untuk keluarga.
“Ini penting agar tidak terjadi kendala saat keluarga membutuhkan layanan kesehatan. Jangan sampai sudah dalam kondisi darurat, justru terhambat karena persoalan administrasi,” ujarnya.
Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K. turut angkat bicara. Ia mengapresiasi kegiatan tersebut dan menekankan bahwa kesehatan personel bukan hanya urusan individu, tetapi menyangkut kesiapan institusi secara keseluruhan.
“Kesehatan anggota dan keluarganya adalah fondasi utama. Kalau ini tidak terjamin, bagaimana bisa kita bicara pelayanan maksimal kepada masyarakat?” tegasnya.
Ia juga mengingatkan seluruh personel agar tidak abai terhadap kebijakan yang sudah ditetapkan, serta proaktif memastikan seluruh anggota keluarga telah terdaftar dalam program jaminan kesehatan.
Kegiatan berlangsung tertib, aman, dan disambut antusias oleh peserta. Ini menjadi sinyal bahwa kesadaran akan pentingnya jaminan kesehatan mulai tumbuh di internal kepolisian.
Dengan langkah ini, Polres Soppeng tak hanya bicara soal keamanan masyarakat, tetapi juga memastikan “pasukan di dalam” benar-benar terlindungi tanpa celah, tanpa drama saat krisis kesehatan datang.
(Iccank)


0Comments