
Aspirasipost.id - Sebanyak 495 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Soppeng mengikuti Penilaian Potensi dan Kompetensi (Pro ASN) di Kantor Regional IV BKN Makassar. Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, S.E., bahkan turun langsung memantau proses assessment tersebut, Selasa (6/10/2026).
Kehadiran Suwardi bukan sekadar meninjau jalannya assessment. Ia juga memberikan motivasi kepada para peserta sekaligus menekankan pentingnya mengikuti setiap tahapan penilaian secara serius.
Menurutnya, proses assessment menjadi bagian penting dalam memetakan potensi dan kompetensi ASN secara objektif.
“Para peserta agar mengikuti seluruh tahapan dengan serius. Ini penting karena hasil assessment menjadi bagian dari pemetaan potensi dan kompetensi ASN,” pesan Suwardi.
Pro ASN Pemkab Soppeng berlangsung selama dua hari, 6–7 Oktober 2026, dengan total peserta mencapai 495 ASN.
Pada hari pertama, Selasa (6/10), assessment dibagi dalam dua sesi dengan masing-masing 200 peserta. Sedangkan pada Rabu (7/10), sebanyak 95 peserta mengikuti assessment pada sesi pagi.
Suwardi mengatakan, hasil penilaian nantinya dapat menjadi salah satu dasar bagi pemerintah daerah dalam melakukan pengembangan, penataan, dan pengelolaan ASN sesuai kebutuhan organisasi.
Pemetaan tersebut juga dinilai penting dalam memperkuat manajemen talenta dan penerapan sistem merit di lingkungan birokrasi Pemkab Soppeng.
Dengan data potensi dan kompetensi yang lebih terukur, pengembangan karier ASN diharapkan dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran, termasuk dalam peningkatan kapasitas dan penempatan aparatur sesuai kebutuhan organisasi.
Bupati juga mengapresiasi fasilitasi Kantor Regional IV BKN Makassar dalam pelaksanaan assessment tersebut.
Dalam kunjungannya, Suwardi didampingi Plt. Kepala BKPSDM Soppeng Muh. Irfan, S.STP., M.M.Si., Kabid Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi Rusman, S.Sos., M.Si., serta Kabid Pengembangan Aparatur H. Ahmad Masykur, S.Ag., M.H.
Rombongan Bupati diterima Kepala Kanreg IV BKN Makassar bersama jajaran assessor dan panitia pelaksana.
Suwardi berharap sinergi antara Pemkab Soppeng dan BKN terus diperkuat, khususnya dalam membangun tata kelola kepegawaian yang profesional, objektif, dan berbasis kompetensi.
“Pemetaan ini diharapkan dapat mendukung pengembangan aparatur sekaligus memastikan ASN mampu menjawab kebutuhan organisasi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
,

0Comments