
Aspirasipost.id - Upaya memperkuat deteksi dini kanker serviks terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Soppeng. Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten Soppeng meluncurkan layanan Pap Smear dan pemeriksaan HPV DNA, Kamis (8/10/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di UPTD Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kabupaten Soppeng dan dirangkaikan dengan skrining Pap Smear serta pemeriksaan HPV DNA bagi peserta yang menjadi sasaran layanan.
Launching ini menjadi langkah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya perempuan, terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan reproduksi dan deteksi dini kanker leher rahim atau kanker serviks.
Selain pemeriksaan, kegiatan juga diisi dengan sharing session mengenai pencegahan dan penanganan kanker serviks yang menghadirkan dr. Wiwi, Sp.OG. Edukasi tersebut memberikan pemahaman kepada peserta mengenai faktor risiko, pentingnya skrining, hingga langkah yang perlu dilakukan apabila ditemukan adanya kelainan.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng, Muhammad Evinuddin, mengatakan kanker serviks masih menjadi salah satu persoalan kesehatan yang perlu mendapat perhatian. Menurutnya, deteksi dini menjadi bagian penting dalam upaya menemukan dan menangani penyakit tersebut lebih awal.
Ia mengajak perempuan yang telah memenuhi sasaran pemeriksaan agar tidak ragu memanfaatkan layanan skrining yang telah disediakan.
“Jangan menunggu sampai muncul keluhan atau gejala. Lebih baik mengetahui lebih awal daripada terlambat mendapatkan penanganan,” ujarnya.
Untuk mendukung layanan tersebut, Dinas Kesehatan menyiapkan empat tempat layanan Pap Smear di Labkesda Kabupaten Soppeng. Masyarakat juga dapat memperoleh informasi dan layanan skrining melalui fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk puskesmas.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Soppeng, Hj. Suarni Suwardi, mengingatkan kaum perempuan agar tidak mengabaikan kesehatan diri sendiri.
Menurutnya, perempuan memiliki peran penting dalam keluarga dan masyarakat. Namun, kesibukan menjalankan berbagai peran tersebut terkadang membuat kesehatan diri sendiri kurang mendapat perhatian.
“Jangan merasa takut, malu, ataupun ragu untuk melakukan pemeriksaan. Skrining bukan berarti kita sedang sakit, tetapi merupakan langkah bijak untuk mengetahui kondisi kesehatan kita sedini mungkin,” katanya.
Hj. Suarni juga mengajak kader PKK menjadi penggerak di tengah masyarakat dengan memberikan edukasi kepada keluarga dan lingkungan sekitar mengenai pentingnya deteksi dini kanker serviks.
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah organisasi perempuan di Kabupaten Soppeng, di antaranya Dharma Wanita, Adhyaksa Darmakarini, Bhayangkari, Persit Chandra Kirana, Aisyah dan Wahdah Islamiyah.
Hadir pula Kepala BPJS Kesehatan Cabang Watansoppeng, Kepala UPTD Labkesda Kabupaten Soppeng, tenaga kesehatan serta kader PKK.
Muhammad Evinuddin menyampaikan apresiasi kepada TP PKK Kabupaten Soppeng dan berbagai organisasi perempuan yang turut mendukung gerakan skrining tersebut.
Ia berharap kolaborasi lintas sektor dapat mendorong semakin banyak perempuan untuk melakukan pemeriksaan secara berkala.
Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng juga menekankan bahwa layanan tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan launching. Kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan reproduksi dan melakukan deteksi dini secara rutin diharapkan terus tumbuh.
Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan pemeriksaan maupun informasi lebih lanjut mengenai Pap Smear dan HPV DNA, layanan kesehatan seperti puskesmas dapat menjadi tempat untuk berkonsultasi dan memperoleh informasi mengenai skrining yang sesuai.

0Comments