Aspirasipost.id -  Tanda-tanda kebangkitan Pusat Pertokoan Watansoppeng (Pusper) mulai terlihat. Setelah sekian lama tampak sepi dengan banyak kios yang tutup, kini para pedagang perlahan kembali membuka usahanya. Aktivitas jual beli yang mulai ramai menghadirkan optimisme baru bahwa Pusper dapat kembali menjadi pusat perdagangan dan penggerak ekonomi masyarakat di Kabupaten Soppeng.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah kios di lantai satu maupun lantai dua telah kembali beroperasi dan mulai didatangi pembeli. Suasana yang sebelumnya lengang kini perlahan berubah menjadi lebih hidup, menandakan bangkitnya kembali denyut ekonomi di kawasan tersebut.

Kembalinya para pedagang tidak hanya menghidupkan aktivitas perdagangan, tetapi juga menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Masyarakat pun menyambut baik perkembangan tersebut dan berharap upaya revitalisasi kawasan pertokoan dapat terus berlanjut secara berkesinambungan.

Salah seorang warga, Syamsuri, mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam mengembalikan fungsi Pusper sebagai pusat perbelanjaan dan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Kami sangat mendukung langkah Bupati Soppeng untuk menghidupkan kembali Pusper. Dengan penataan dan pengelolaan yang baik, kami yakin pusat pertokoan ini dapat kembali menjadi tujuan utama masyarakat untuk berbelanja sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Syamsuri kepada awak media, Selasa (9/6/2026).

Menurutnya, kebangkitan Pusper harus dibarengi dengan pembenahan fasilitas pendukung agar kawasan tersebut semakin nyaman, aman, dan menarik bagi pengunjung. Ia menilai pencahayaan di area pertokoan perlu ditingkatkan, terutama pada malam hari, sehingga masyarakat merasa lebih nyaman saat beraktivitas.

Selain itu, akses menuju lantai dua juga perlu mendapat perhatian. Syamsuri berharap posisi tangga menuju lantai atas dapat dibuat lebih mudah terlihat agar pengunjung tidak kesulitan menjangkau kios-kios yang berada di lantai dua.

“Posisi tangga menuju lantai dua sebaiknya dibuat lebih terlihat, seperti desain sebelumnya yang berada di bagian luar bangunan. Dengan begitu masyarakat lebih mudah mengetahui akses menuju kios-kios di lantai atas,” katanya.

Di sisi lain, para pedagang juga berharap Pemerintah Kabupaten Soppeng dapat melakukan pembenahan lapangan bulu tangkis yang berada di kawasan Pusper. Fasilitas olahraga tersebut dinilai memiliki potensi menjadi daya tarik tambahan yang mampu meningkatkan kunjungan masyarakat sekaligus mendukung geliat ekonomi para pelaku usaha di sekitar kawasan pertokoan.

Dengan semakin banyaknya kios yang kembali beroperasi serta adanya komitmen pemerintah untuk melakukan penataan kawasan, peluang Pusat Pertokoan Watansoppeng untuk kembali berjaya semakin terbuka lebar. Melalui pembenahan fasilitas, pengelolaan yang berkelanjutan, dan dukungan seluruh elemen masyarakat, Pusper diharapkan dapat kembali menjadi ikon perdagangan Kabupaten Soppeng sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi rakyat seperti pada masa kejayaannya dahulu.