Aspirasipost.id - Aroma persaingan menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Soppeng mulai terasa. Sejumlah figur mulai menunjukkan keseriusannya untuk ikut bertarung merebut kepercayaan masyarakat. Di Desa Mattabulu, salah satu nama yang mulai menjadi perbincangan adalah Udin Sam, pengusaha muda yang dikenal luas dengan usaha Jahe Merah miliknya.
Pria yang akrab disapa Udin Jahe Merah itu menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai calon Kepala Desa Mattabulu. Baginya, kepemimpinan desa bukan sekadar jabatan, melainkan sebuah amanah besar untuk melayani masyarakat sekaligus mendorong percepatan pembangunan desa.
Keputusan untuk terjun dalam kontestasi Pilkades, menurut Udin, lahir dari keinginan kuat untuk memberikan kontribusi yang lebih besar bagi kampung halaman yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan hidup dan usahanya.
“Saya melihat Mattabulu memiliki banyak potensi yang belum dimaksimalkan. Karena itu saya ingin ikut mengambil peran agar potensi tersebut bisa dikelola secara baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Dukungan dari keluarga, sahabat, dan berbagai elemen masyarakat disebut menjadi salah satu faktor yang semakin menguatkan tekadnya untuk maju pada Pilkades yang dijadwalkan berlangsung pada Maret mendatang.
Sebagai seorang pelaku usaha, Udin mengaku telah terbiasa menghadapi berbagai tantangan dan mencari solusi atas setiap persoalan yang muncul. Pengalaman tersebut diyakininya dapat menjadi modal penting dalam mengelola pemerintahan desa yang dituntut semakin kreatif, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan warga.
Salah satu program yang menjadi fokus perhatiannya adalah pengembangan sektor pariwisata desa. Menurutnya, Mattabulu memiliki potensi alam yang menjanjikan dan layak diperkenalkan lebih luas sebagai destinasi wisata yang mampu menarik kunjungan dari luar daerah.
Ia meyakini, jika dikelola secara profesional dan melibatkan masyarakat secara aktif, sektor wisata dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa. Kehadiran wisatawan akan membuka peluang usaha baru bagi warga, mulai dari sektor kuliner, kerajinan, jasa, hingga berbagai usaha mikro lainnya.
“Potensi wisata yang ada harus menjadi sumber manfaat ekonomi bagi masyarakat. Jika dikelola dengan serius, dampaknya akan dirasakan langsung oleh warga,” katanya.
Selain pariwisata, Udin juga menaruh perhatian besar pada penguatan sektor pertanian, khususnya budidaya jahe merah yang selama ini telah menjadi bagian dari perjalanan usahanya. Ia melihat komoditas tersebut memiliki prospek yang sangat menjanjikan karena permintaan pasar terus meningkat, terutama untuk kebutuhan industri herbal dan kesehatan.
Melalui pengalaman yang dimilikinya, Udin berharap masyarakat dapat memperoleh pengetahuan serta peluang usaha baru sehingga budidaya jahe merah dapat menjadi salah satu sumber pendapatan yang mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Tak hanya fokus pada sektor ekonomi, Udin juga menilai pembangunan desa saat ini harus sejalan dengan perkembangan teknologi. Karena itu, peningkatan kualitas jaringan internet menjadi salah satu perhatian utamanya.
Menurutnya, akses internet yang memadai kini telah menjadi kebutuhan penting masyarakat, baik untuk pendidikan, pelayanan administrasi pemerintahan, komunikasi, maupun pemasaran produk usaha warga.
“Di era digital seperti sekarang, internet bukan lagi kebutuhan tambahan. Akses yang baik akan membantu masyarakat memperoleh informasi, mengembangkan usaha, dan membuka peluang yang lebih besar untuk meningkatkan kesejahteraan,” ungkapnya.
Ia menegaskan, kemajuan desa tidak hanya diukur dari banyaknya pembangunan fisik, tetapi juga dari kemampuan masyarakat beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Karena itu, teknologi harus dimanfaatkan sebagai alat untuk mempercepat pembangunan sekaligus memperluas peluang ekonomi masyarakat.
Udin optimistis perpaduan antara pengembangan pariwisata, penguatan sektor pertanian jahe merah, dan pemerataan akses digital dapat menjadi fondasi kuat bagi kemajuan Desa Mattabulu di masa mendatang.
Menjelang Pilkades serentak yang semakin dekat, dinamika politik desa dipastikan akan semakin menarik untuk disimak. Berbagai figur mulai menawarkan gagasan dan visi pembangunan kepada masyarakat.
Di tengah persaingan yang mulai menghangat, Udin Jahe Merah hadir dengan visi yang menitikberatkan pada pengelolaan potensi lokal, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta pemanfaatan teknologi sebagai instrumen kemajuan desa.
Kini, keputusan sepenuhnya berada di tangan masyarakat Mattabulu yang akan menentukan siapa sosok yang dinilai paling layak memimpin dan membawa desa menuju masa depan yang lebih maju.
“Saya hanya ingin menjadi bagian dari upaya memajukan Mattabulu. Jika masyarakat memberikan kepercayaan itu, saya akan menjalankannya dengan penuh tanggung jawab dan bekerja untuk kepentingan warga,” tutup Udin Sam.

0Comments