Aspirasipost.id -   SDN 7 Salotungo kembali menegaskan komitmennya dalam membangun pendidikan berbasis kolaborasi melalui pertemuan bersama orang tua/wali murid dalam rangka persiapan menghadapi ajang FLS3N, OSN, dan O2SN Tahun 2026.

Kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda formal, tetapi menjelma sebagai ruang dialog yang hangat dan terbuka. Sekolah dan orang tua dipertemukan dalam satu visi: mengawal potensi anak sejak dini dengan dukungan yang nyata dan berkelanjutan.

Dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan, para orang tua tampak antusias menyimak pemaparan dari para pembina yang akan mendampingi siswa di berbagai cabang lomba. Pihak sekolah menegaskan bahwa pembinaan tidak hanya berorientasi pada capaian prestasi, tetapi juga pada pembentukan karakter, kedisiplinan, serta kepercayaan diri siswa.

Di bidang FLS3N, pembinaan dilakukan secara terstruktur oleh tenaga pendidik yang kompeten. Sidratul Muntaha, S.Pd membimbing cabang Menulis Cerita dan Mendongeng, sementara M. Alwi Basri, S.Pd fokus pada Gambar Bercerita. Pada cabang Kriya, A. Rosma Nur, S.Pd bersama Anang, S.Pd dan Zikriyah, S.Pd mengasah kreativitas siswa. Atri, S.Pd menangani Pantomim, sedangkan cabang Nyanyi Solo dibina oleh Mardayanti, S.Pd bersama Nur Pratiwi, S.Pd dan Nurul Hurairah, S.Pd. Untuk cabang Tari, pembinaan dipercayakan kepada Irfiani Rahmadani, S.Pd.

Sementara itu, pada ajang OSN, bidang IPS dibina oleh Eria Yuliana, S.Pd dan Rustan, S.Pd. Bidang Matematika ditangani oleh Armi Nugraha, S.Pd dan Hasnawati, S.Pd, sedangkan IPA dibimbing oleh Andi Wahdiati, S.Pd bersama Ira Syahriani, S.Pd.

Untuk O2SN, Israwati, S.Pd membina cabang Pencak Silat, Senam Lantai, dan Renang. Adapun cabang Atletik dan Bulu Tangkis dibina oleh Syamsul Rijal, S.Pd.

Dalam forum tersebut, terbangun kesepahaman kuat bahwa keberhasilan anak tidak bisa dilepaskan dari sinergi antara sekolah dan keluarga. Orang tua diharapkan tidak hanya menjadi pendukung pasif, tetapi turut terlibat aktif melalui motivasi dan pengawasan di rumah.

Respons positif pun mengalir dari para orang tua yang merasa dilibatkan secara langsung dalam proses pembinaan. Keterbukaan ini dinilai menjadi energi baru dalam mendampingi perjalanan prestasi anak-anak mereka.

Dengan sinergi yang semakin solid dan komunikasi yang terjaga, SDN 7 Salotungo menatap ajang FLS3N, OSN, dan O2SN Tahun 2026 dengan optimisme tinggi. Lebih dari sekadar mengejar prestasi, sekolah ini juga berupaya menanamkan nilai kebersamaan sebagai fondasi utama dalam dunia pendidikan.