Aspirasipost.id - Bupati Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kabupaten Soppeng, Andi Ukkas Page, bersama Ketua LSM Saluran Informasi dan Investigasi Korupsi (SIDIK), Mahmud Cambang, menggelar bincang santai di Cafe Saromase, Sabtu malam (7/2/2026).
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana akrab dan informal ini membahas sejumlah isu strategis, terutama terkait perekonomian masyarakat Kabupaten Soppeng serta upaya peningkatan kesejahteraan melalui program pemberdayaan yang berkelanjutan.
Dalam diskusi tersebut, Andi Ukkas Page menegaskan harapannya agar program pemberdayaan masyarakat terus ditingkatkan, baik dari sisi kualitas maupun jangkauannya. Menurutnya, pemberdayaan ekonomi merupakan kunci utama dalam memperkuat ketahanan sosial masyarakat, khususnya di tingkat akar rumput.
“Program pemberdayaan harus benar-benar menyentuh kebutuhan warga. Tidak cukup hanya bersifat seremonial, tetapi harus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Andi Ukkas.
Ia juga menekankan pentingnya pelibatan masyarakat lokal dalam setiap program pembangunan di Kabupaten Soppeng, baik yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) maupun dari sektor swasta.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat lokal tidak hanya menumbuhkan rasa memiliki terhadap program pembangunan, tetapi juga membuka peluang kerja dan usaha baru bagi warga.
“Jika masyarakat dilibatkan, roda perekonomian akan berputar di daerah sendiri. Ini tentu berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Soppeng,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua LSM SIDIK, Mahmud Cambang, menyatakan dukungan penuh terhadap pandangan yang disampaikan Andi Ukkas Page. Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan lembaga swadaya masyarakat sangat penting untuk mewujudkan pembangunan yang transparan dan berpihak kepada rakyat.
Mahmud menegaskan bahwa LSM SIDIK siap mengawal dan mengawasi setiap program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat agar pelaksanaannya berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran.
“Kami mendukung penuh program-program yang pro rakyat, namun pengawasan tetap diperlukan agar anggaran dan pelaksanaannya tidak disalahgunakan,” ujarnya.
Selain itu, Mahmud juga menyoroti pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran pembangunan. Menurutnya, keterbukaan informasi kepada publik dapat meminimalisir potensi penyimpangan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Ia berharap komunikasi dan kolaborasi antara seluruh elemen masyarakat dapat terus terjalin dengan baik ke depannya.
“Dengan kebersamaan dan pengawasan yang kuat, kami optimistis pembangunan di Kabupaten Soppeng akan berjalan lebih efektif dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tutup Mahmud.
Bincang santai ini mencerminkan komitmen kedua tokoh untuk terus mendorong kemajuan serta kesejahteraan masyarakat Kabupaten Soppeng melalui sinergi dan pemberdayaan yang berkelanjutan.
(Red)

0Comments