Aspirasipost.id - Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin (UNHAS) menggelar Seminar Akhir Praktik Belajar Lapangan (PBL) II pada Kamis, 15 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi momentum pemaparan hasil observasi lapangan yang telah dilaksanakan selama dua pekan di wilayah Panincong.
Dalam seminar tersebut, mahasiswa memaparkan tiga permasalahan utama yang ditemukan di masyarakat, yakni tingginya kasus hipertensi dan diare, serta persoalan pengelolaan sampah dari aspek lingkungan. Berdasarkan hasil pengamatan dan pengumpulan data secara langsung, permasalahan tersebut umumnya dipengaruhi oleh minimnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan pribadi maupun kebersihan lingkungan.
Sebagai tindak lanjut, mahasiswa merancang sejumlah solusi yang akan diimplementasikan pada program PBL III yang direncanakan berlangsung pada Juli 2026. Program tersebut akan difokuskan pada kegiatan sosialisasi dan edukasi kesehatan kepada masyarakat, serta peningkatan kesadaran terkait pengelolaan sampah yang lebih baik dan berkelanjutan.
Kepala Desa Panincong, Andi Mardiana, bersama masyarakat setempat menyambut baik berbagai rekomendasi yang disampaikan mahasiswa. Ia memberikan dukungan dan motivasi agar para mahasiswa tetap bersemangat dalam menyelesaikan tugas akademik serta terus meningkatkan kualitas diri. Ia juga berpesan agar mahasiswa senantiasa mengenang Panincong dalam suasana yang baik.
Sementara itu, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi yang berlangsung interaktif dan lancar.


0Comments